Tak Punya 800 Juta, Paksa Mustaqim Tidak Mampu Berobat

By ZonaLampung 03 Feb 2019, 16:06:28 WIB Dibaca 63 Kali Lampung Tengah

Tak Punya 800 Juta, Paksa Mustaqim Tidak Mampu Berobat


 


zonalampung.com --- Tak jelas menderita penyakit apa, Mustaqim (7) warga Dusun 3 Sri Margarahayu terbaring lemas selama satu tahun di kasurnya.

Bermula satu setengah tahun lalu Mustaqim tiba-tiba mengalami kejang - kejang secara mendadak karena kelelahan.

"Dulu Mustaqim ini seperti anak yang lain aktif, kejadian sekitar 1 setengah tahun lalu. Malam itu ia belajar karena keesokan harinya akan masuk sekolah hari pertama jadi dia belajar sampai larut malam, sangking semangatnya ia belajar lupa waktu. Bangun pagi saya kaget istri teriak sambil menunjuk mustaqim kejang dan tidak bisa bergerak karena panik saya minta tolong warga sekitar," kata Budi Utomo (55) orang tua Mustaqim. 

Budi bergegas minta tolong tetangga sekitar karena panik dan merasa tidak mampu,"kita minta tolong untuk di bawa ke rumah sakit, ternyata setelah dirumah sakit tidak di ketahui penyakitnya. Dan hanya tafsiran yang menurut kedokteran di duga mengidap penyakit epilepsi untuk sementara," ujar Budi.  

Setelah ditafsir mengidap penyakit epilepsi Mustaqim dirujuk ke rumah sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung. 

"sampai disana pun dokternya pun tidak tahu penyakit anak saya ini apa. Hanya perkiraan-perkiraan saja, tapi menurut penelitian bukan epilepsi, Akhirnya mau di rujuk ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo karena kita tidak tahu dan tidak mampu mustaqim hanya di rawat jalan dirumah saja," kata Budi. 


Budi merasa untuk apa dibawa ke Jakarta, karena pihak dokter belum mengetahui penyakit apa yang diderita Mustaqim anaknya. 

"Kami putuskan tidak berangkat kejakarta lebih baik dirawat saja dirumah. Anak saya dirawat jalan seadanya selama hampir dua tahun ini, ya hanya sperti ini saja, tidak bisa bangun dari tempat tidur sama sekali,"Terang Budi.

Mengingat biaya yang terlalu tinggi besaran nya mencapai Rp 800 juta, obat tersebut harus dibeli dari Singapura. Karena obatnya tidak ada di Indonesia dan tidak ditanggung BPJS, biaya keberangakatan pun budi tidak mampu apalagi harus mencari uang sebasar Rp 800 juta.

Melihat buah hati sudah hampir dua tahun terkulai lebih hanya tinggal kulit dan tulang saja, Budi dan istrinya hanya mempasrahkan diri kepada yang maha kuasa untuk kesembuhan Mustaqim sibuah hatinya. 

"Mungkin ini ujian dari Allah SWT, mengingat  masa depan anak hati siapa yang tidak hancur saya sebagai orang tua. Saya sering mengucapkan didepan mustaqim kalau kamu bisa sembuh dan cukup untuk biaya berobat akan saya jual rumah ini,"tutur Budi.

Ditempat yang sama Marwoto selaku RT setempat sudah berusaha dan berupaya supaya Mustaqim agar mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, tapi nihil hingga saat aparatur kampung mau dari pihak kesehatan tingkat kecamatan belum ada satu pun yang turun.  

"Ya saya sudah berupaya menyampaikan kepada aparatur kampung yang membidangi masalah seperti yang di alami Mustaqim tapi tidak ada tanggapan sampai detik ini, saya berharap kepada pemerintah khusunya Pemkab Lamteng untuk turun melihat dan membantu Mustaqim serta memberikan solusi untuk keluarganya,"tutup Marwoto.  (*)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.


Jejak Pendapat


  Bagaimana Pendapat anda tentang web ini
  Sangat Bagus
  Bagus
  Biasa Saja
  Buruk
  Sangat Buruk

Komentar Terakhir

  • canadian pharmacies shipping to usa

    <a href="http://canadianpharmaciesgen.com/">most reliable canadian ...

    View Article
  • canadian pharmacies shipping to usa

    <a href="http://canadianpharmaciesgen.com/">onli ne pharmacy</a> ...

    View Article
  • Jeachodia

    Store Online Site Dura Dapoxetine <a href=http://tadalaf20mg.com>cheapest cialis ...

    View Article
  • Jeachodia

    Cialis France Pas Cher <a href=http://boijoy.com>generique levitra 22</a> ...

    View Article